Atasi Kondisi SDN 17 Palangga, Dinas PK Konsel Alokasikan Rp250 Juta untuk Revitalisasi

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) bergerak cepat merespons keluhan terkait infrastruktur di SDN 17 Palangga. Kepala Dinas PK Konsel, Saiful Akbar Kalenggo, mengonfirmasi telah menganggarkan dana sebesar Rp250 juta pada tahun ini untuk perbaikan fasilitas di sekolah tersebut.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya kondisi memprihatinkan di satuan pendidikan yang terletak di wilayah transmigrasi UPT Tolihe tersebut. Dana tersebut nantinya akan difokuskan pada revitalisasi bangunan serta pengadaan fasilitas mobiler sekolah.

Meski sempat mendapatkan rehabilitasi pada tahun 2023, kondisi geografis pegunungan disinyalir menjadi penyebab utama bangunan sekolah kembali mengalami kerusakan. Kepala SDN 17 Palangga, Adriana Sahari, memaparkan bahwa fasilitas dasar di sekolahnya saat ini hampir lumpuh total.

Toilet hasil rehabilitasi tidak dapat digunakan sama sekali karena ketiadaan sumber air atau sumur bor. Daya 450 Watt yang tersedia dianggap tidak memadai untuk menunjang aktivitas administrasi guru. Dengan total 32 siswa, sekolah hanya memiliki tiga ruangan. Akibatnya, satu ruangan harus disekat untuk dua kelas, dan kantor kepala sekolah terpaksa menggunakan ruang kelas secara bergantian.

“Kalau mau mengurus administrasi, saya harus menunggu siswa kelas 1 dan 2 pulang lebih awal agar ruangannya bisa digunakan sebagai kantor sementara,” ungkap Adriana.

Menanggapi hal tersebut, Kadis PK Konsel Saiful Akbar Kalenggo menekankan pentingnya sinergi antara realisasi bantuan pemerintah dan inovasi di tingkat sekolah. Di tengah kondisi APBD Konsel yang mengalami banyak efisiensi, Saiful berharap para kepala sekolah dapat tetap kreatif dalam mengelola sumber daya yang ada.

“Kami sudah menganggarkan revitalisasi bangunan dan mobiler sebanyak 250 juta pada anggaran tahun ini. Namun, kami juga meminta kepala sekolah untuk terus kreatif dan inovatif di tengah efisiensi anggaran yang saat ini tengah dilakukan pemerintah daerah,” ujar Saiful saat dikonfirmasi. Rabu, 28/1

Selain masalah fisik bangunan, Adriana juga menyoroti belum masuknya beberapa program unggulan daerah ke SDN 17 Palangga, seperti pembagian seragam gratis dari Bupati Konsel serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di wilayah lain di Kecamatan Palangga.

Meskipun berada dalam keterbatasan, semangat belajar di sekolah yang berdiri sejak 2012 ini tetap terjaga. Tercatat tingkat kehadiran siswa tetap stabil di angka 85 persen, berkat dedikasi dari 4 tenaga pendidik (1 P3K dan 3 tenaga paruh waktu/honorer).

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!