BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Kabar gembira buat para pejuang nasi hangat di Konawe Selatan! Desa Wonua, Kecamatan Konda, baru saja punya “mainan baru” yang keren. Bukan mal atau bioskop, tapi sebuah Gedung Penggilingan Beras bernama Abbatireng 78.
Peresmiannya berlangsung meriah pada Sabtu (27/12/2025). Jadi, kalau biasanya petani bingung mau giling padi di mana, sekarang sudah ada tempat yang siap bikin gabah jadi beras putih nan cantik dalam sekejap.

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, hadir langsung buat gunting pita. Dengan senyum sumringah (mungkin membayangkan nasi uduk yang enak), beliau menegaskan kalau gedung ini bukan cuma tumpukan semen dan bata.
“Ini investasi jangka panjang buat kesejahteraan petani kita. Kita ingin ekonomi desa itu ‘ngegas’, bukan jalan di tempat,” ujar Irham. Intinya, pemerintah nggak mau petani cuma jago nanam, tapi juga harus jago dapat untung.
Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sultra, Hj. Hasmawati, juga nggak mau ketinggalan kasih jempol. Menurutnya, penggilingan ini solusi biar rantai distribusi nggak sepanjang antrean sembako. Kalau jalurnya pendek, cuannya nggak lari ke mana-mana, tapi langsung mampir ke dompet petani.
“Ini langkah nyata ketahanan pangan. Manfaatkan maksimal ya, jangan sampai gedungnya lebih sering dipakai buat selfie daripada giling padi!” candanya tipis-tipis.
Nggak cuma urusan perut dan beras, acara ini juga dibalut dengan suasana religi lewat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Jadi paket lengkap, fisik dapat (gedung), ekonomi dapat (beras), rohani pun dapat (pengajian).
Acara ini ramai dihadiri jajaran pejabat dari Wakil Bupati, Sekda, sampai pimpinan DPRD dan OPD. Warga setempat pun terlihat antusias—mungkin mereka sudah nggak sabar pengen ngetes mesin penggilingan baru sambil diskusi soal harga pupuk.
Diproyeksikan dengan hadirnya Abbatireng 78, Konawe Selatan makin siap jadi lumbung pangan yang mandiri. Beras lokal kualitas juara, petani sejahtera, rakyat pun bahagia.









