Buka Mukab Kadin 2026, Bupati Konsel Tekankan Inovasi di Tengah Perlambatan Ekonomi

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Konawe Selatan resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) tahun 2026. Perhelatan strategis ini menjadi momentum krusial bagi para pelaku usaha untuk merumuskan strategi penguatan ekonomi daerah di tengah dinamika perlambatan ekonomi nasional dan kebijakan efisiensi anggaran pusat.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Selatan, unsur Forkopimda, jajaran pengurus Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra), serta ratusan pelaku UMKM dan pengusaha lokal. Bertempat di Auditorium lantai lll kantor bupati pada Rabu, 21 Januari 2026.

Mewakili Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi, M. Syawal Rigai, dalam sambutannya menekankan pentingnya nakhoda baru Kadin Konsel yang mampu bergerak cepat. Ia mengapresiasi potensi Konawe Selatan yang sangat besar, mulai dari sektor pertambangan hingga pertanian.

“Kadin bukan sekadar wadah berkumpulnya pengusaha, tapi mitra strategis pemerintah untuk mengeksekusi peluang. Kami di Kadin Sultra berharap Mukab ini melahirkan kepengurusan yang solid yang mampu menjadikan Kadin Konsel sebagai lokomotif ekonomi daerah, terutama dalam mendatangkan investasi ke daratan Sulawesi Tenggara,” ujar Syawal Rigai.

Ia juga menambahkan bahwa sinkronisasi program antara Kadin Kabupaten, Provinsi, hingga Pusat sangat diperlukan agar kebijakan pemberian kemudahan bagi pelaku usaha dapat dirasakan langsung di tingkat bawah.

Bupati Konawe Selatan, Irham Kaelnggo dalam pidato pembukaannya, memberikan peringatan mengenai kondisi ekonomi nasional yang sedang mengalami pengetatan fiskal. Menurutnya, pengurangan alokasi transfer ke daerah harus disikapi dengan kreativitas dan kemandirian ekonomi.

“Perlambatan ini tidak boleh kita maknai sebagai hambatan, melainkan pengingat untuk penyesuaian strategi. Pemerintah daerah tidak dapat lagi bergantung sepenuhnya pada dana transfer pusat. Diperlukan kreativitas, inovasi, serta kolaborasi erat dengan dunia usaha agar roda perekonomian tetap bergerak,” tegas Bupati Irham dalam sambutannya.

Bupati memaparkan lima arah kebijakan utama: Mempermudah perizinan di tengah keterbatasan APBD. Menjadikan UMKM sebagai bantalan ekonomi yang tangguh. Meningkatkan nilai tambah produk lokal (pertanian & perikanan). Mengembangkan sentra ekonomi baru secara bertahap bersama swasta. Mendorong pelatihan vokasi yang sesuai kebutuhan industri.

Ketua Panitia Pelaksana, Andi Samsul Alam, melaporkan bahwa Mukab kali ini mengusung tema “Memperkuat Sinergi Kadin dengan Pemerintah dan Stakeholders untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Konawe Selatan, Menuju Konsel Setara”.

“MUKAB Kadin bukan sekadar acara rutin organisasi, melainkan momentum evaluasi, revitalisasi, dan akselerasi. Kami yakin melalui musyawarah yang bijaksana, akan lahir kepemimpinan dan program kerja yang visioner bagi dunia usaha di Konawe Selatan,” ungkap Andi Samsul Alam.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pleno untuk menentukan nakhoda baru Kadin Konawe Selatan periode mendatang. Dengan sinergi yang terbangun antara Kadin dan Pemerintah Daerah.

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!