Dana Desa Konsel 2026 Dipangkas 63%, Bupati Konsel: Jangan Putus Asa, Kedepankan Transparansi

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Momentum Hari Desa Nasional, Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Konawe Selatan tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati pada Senin, 26 Januari 2026 ini menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa.

Dalam sambutannya, Bupati Irham Kalenggo menyoroti adanya penyesuaian signifikan pada Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026. Tercatat Dana Desa mengalami penurunan sekitar 63% dari Rp 250,5 miliar di tahun 2025 menjadi Rp 91,9 miliar di tahun 2026. Penurunan ini disebabkan oleh pengalihan fokus anggaran untuk membiayai Program Nasional, salah satunya pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Penurunan besaran dana ini tidak boleh membuat Kepala Desa putus asa atau kecewa. Jangan dilihat dari besar-kecilnya, tetapi pada efisiensi dan efektivitas penggunaannya yang harus diiringi prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tegas Irham Kalenggo.

Ia juga memperingatkan para Kades untuk lebih taat administrasi, mengingat pada tahun 2025 terdapat 108 desa yang terkendala pencairan dana akibat regulasi baru dan keterlambatan laporan pertanggungjawaban.

Bupati juga menyentuh soal perubahan masa jabatan Kepala Desa menjadi delapan tahun sesuai UU No. 3 Tahun 2024. Ia berharap perpanjangan waktu ini menjadi ruang pengabdian yang lebih maksimal untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Terkait ekonomi desa, Bupati mendorong optimalisasi BUMDes melalui pengelolaan 20% anggaran ketahanan pangan. “Jika sektor bisnis desa ini dikelola dengan baik, ditambah pemanfaatan teknologi tepat guna, maka kesejahteraan masyarakat akan berjalan simultan dari tingkat desa hingga pusat,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan pemangku kepentingan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), pihak Polres, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/PMD), Para Kepala OPD lingkup Pemkab Konawe Selata, Camat, Kades dan para Pendamping Desa se-Kabupaten Konawe Selata.

Kepala Dinas PMD Konsel, Anni Naim Taridala, dalam laporannya mengajak seluruh komponen desa untuk berkolaborasi. “Dengan kita bersatu bahu-membahu, insyaallah program pusat maupun daerah dapat terealisasi sesuai target,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dirangkai dengan penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dan dilanjutkan pemaparan materi dari Kajari dan Kapolres Konawe Selatan sebagai upaya preventif agar para Kepala Desa tidak terjerat permasalahan hukum dalam mengelola anggaran. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab untuk menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan.

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!