Kominfo Konsel Klarifikasi Anomali Data Penerima Bantuan UKT 2026: Ada Kesalahan Teknis Penulisan IPK

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Konawe Selatan memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan media online mengenai dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan UKT/SPP Gratis Setara Konsel Tahun Ajaran 2025/2026.

Kepala Dinas Kominfo Konsel, Annas Mas’ud, menjelaskan bahwa munculnya data anomali pada Keputusan Bupati Nomor 400/133 Tahun 2026 disebabkan oleh kendala teknis dan tenggat waktu administrasi yang mendesak.

Terkait adanya mahasiswa dengan IPK di bawah 2.75 yang tercantum sebagai penerima, Annas menegaskan bahwa hal tersebut murni merupakan kesalahan teknis penulisan saat penginputan keputusan.

“Mahasiswa yang bersangkutan telah melakukan klarifikasi dan pemeriksaan data fisik di Bagian Kesra Setda. Hasilnya, IPK mereka sebenarnya memenuhi syarat pendaftaran online. Kesalahan penulisan terjadi karena tim verifikasi berkejaran dengan batas akhir pembayaran di Universitas Halu Oleo (UHO),” ujar Annas Mas’ud, Sabtu (21/2/2026).

Selain mengklarifikasi kesalahan tulis, Kadis Kominfo juga memberikan penjelasan detail mengenai dua nama yang menjadi sorotan:

Nurfadillah: Tim verifikasi telah menyampaikan langsung bahwa yang bersangkutan tidak memenuhi syarat. Untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ambang batas (passing grade) IPK yang ditetapkan adalah 2.75.

Ella Dhenis Tara: Meskipun telah mendaftar secara online, hasil verifikasi faktual melalui sistem DUKCAPIL menunjukkan adanya anomali NIK. NIK yang bersangkutan tidak ditemukan dalam database, sehingga tidak dapat diproses lebih lanjut.

“Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan memastikan bahwa proses seleksi bantuan biaya pendidikan ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian meskipun terdapat kendala teknis pada sistem administrasi. Masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai detail verifikasi data kependudukan disarankan untuk berkoordinasi dengan pihak terkait (Bagian Kesra),” terang Annas

Program “Setara Konsel” ini tetap menjadi prioritas pemerintah daerah untuk memastikan mahasiswa asal Konawe Selatan mendapatkan akses pendidikan yang layak melalui bantuan UKT/SPP yang transparan dan tepat sasaran.

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!