Pawai Obor Pesantren Darul Raihanun, Sambut Ramadan dengan Cahaya Iman

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN — Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Raihanun Nahdlatul Wathan di Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, menyelenggarakan pawai obor menyambut datangnya bulan Ramadan, Sabtu malam. Kegiatan ini merupakan tradisi cabang ke 7 dari delapan pondok pesantren Nahdlatul Wathan di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara, dan diikuti oleh seluruh santri serta pengurus pondok dengan nuansa khidmat namun penuh kegembiraan.

Rombongan berjalan beriringan menyusuri jalan desa dengan obor dan lentera, diiringi lantunan sholawat dari tim hadroh pondok yang menambah hangat suasana. Musik hadroh yang merdu dan penuh makna tersebut mengajak seluruh peserta meresapi spirit cinta kepada Rasulullah SAW. Para santri juga sempat mengumandangkan yel-yel Nahdlatul Wathan, antara lain “Pokoknya NW, pokoknya NW Iman dan Taqwa”, sebagai bentuk penguatan identitas dan keimanan komunitas pesantren.

Kiyai Jamhuri Karim pengasuh Pondok Pesantren Darul Raihanun, menjelaskan tujuan pawai ini.

“Kegiatan pawai obor tidak sekadar ritual, tetapi wujud syukur dan persiapan spiritual menyambut Ramadan. Kami ingin menanamkan semangat kebersamaan, kecintaan pada Nabi, serta penguatan iman bagi santri sejak dini,” kata Kiyai Jamhuri.

Ia menambahkan bahwa tradisi bersama ini juga berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter. “Melalui pawai, santri dilatih kedisiplinan, rasa saling menghormati, dan tanggung jawab sosial. Ini juga momen mempererat hubungan antara pesantren dan warga setempat,” ujarnya.

Pihak penyelenggara bekerja sama dengan aparat keamanan setempat untuk memastikan kelancaran acara. “Pawai dikawal langsung oleh Polsek Ranomeeto sehingga berjalan tertib dan aman. Kami mengapresiasi dukungan keamanan sehingga kegiatan dapat berlangsung khidmat,” kata Kiyai Jamhuri.

Kegiatan penutup pawai ditandai dengan doa bersama dan pesan singkat dari pengurus yang mengajak seluruh santri untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperdalam hafalan Al Qur’an dan memperbaiki akhlak. Hadirnya masyarakat dan tokoh setempat menegaskan peran pondok pesantren sebagai pusat keagamaan dan pendidikan yang selalu aktif menjaga tradisi keislaman di Kabupaten Konawe Selatan

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!