BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN Kegiatan retret nasional yang diselenggarakan di Magelang menjadi momentum strategis bagi para Ketua DPRD se-Indonesia dalam memperkuat wawasan kebangsaan, semangat persatuan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Retret yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 19 tersebut dikemas dalam suasana khidmat dan penuh refleksi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum pertemuan formal, tetapi juga ruang pembelajaran yang dirancang untuk memperdalam pemahaman para pimpinan legislatif terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika pembangunan dan tantangan global yang semakin kompleks.
Ketua DPRD Konawe Selatan, Hamrin, yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa retret ini memiliki makna penting dalam membangun perspektif kebangsaan yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Retret ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi kami sebagai pimpinan DPRD. Di sini kami tidak hanya belajar tentang kepemimpinan, tetapi juga menanamkan kembali semangat cinta tanah air serta komitmen menjaga keutuhan NKRI,” ujar Hamrin.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam retret di Magelang mengedepankan aspek emosional, historis, dan ideologis dalam pembentukan karakter kepemimpinan. Para peserta diajak menelusuri kembali sejarah perjuangan bangsa, memperkuat solidaritas antar daerah, serta membangun sinergi nasional dalam menghadapi berbagai isu strategis.
Lebih lanjut, Hamrin menekankan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi utama dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di daerah. Tanpa pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai tersebut, kebijakan publik berpotensi kehilangan arah dan tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Sebagai pimpinan DPRD, kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kebijakan daerah tetap selaras dengan kepentingan nasional. Retret ini mengingatkan kami bahwa Indonesia adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan oleh sekat-sekat wilayah,” tambahnya.
Selain memperkuat nilai kebangsaan, retret ini juga menjadi sarana strategis dalam membangun jejaring dan mempererat hubungan antar Ketua DPRD dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Interaksi yang terjalin selama kegiatan dinilai mampu menciptakan kolaborasi yang lebih solid dalam mendukung pembangunan daerah yang terintegrasi.
Hamrin mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri secara matang jauh sebelum pelaksanaan kegiatan. Ia berharap, seluruh nilai dan pengalaman yang diperoleh selama retret dapat diimplementasikan secara nyata dalam kerja-kerja legislatif di daerah, khususnya di Konawe Selatan.
“Kami akan membawa semangat ini kembali ke daerah, untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas kebijakan publik, serta menjaga semangat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman,” tutupnya.
Retret di Magelang menjadi bukti bahwa penguatan karakter kebangsaan bagi para pemimpin daerah merupakan investasi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.









