BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Memperingati Hari Lahir (Harlah) Pagar Nusa yang jatuh pada 3 Januari 2026, ratusan santri Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa se-Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar aksi spiritual Khotmil Qur’an secara serentak.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di berbagai padepokan, masjid, dan pondok pesantren di seluruh pelosok Konsel ini menegaskan jati diri Pagar Nusa sebagai organisasi yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kedalaman rohani.
Ketua Pagar Nusa Konawe Selatan, Fajar Zainulloh, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bentuk pengabdian santri kepada agama dan bangsa melalui jalur langit.
“Pagar Nusa adalah benteng ulama dan bangsa. Kekuatan kami tidak hanya terletak pada kepalan tangan, tetapi pada keberkahan Al-Qur’an dan doa-doa yang kami langitkan,” ujar Fajar dalam keterangannya, Sabtu (3/1).
Menurut Fajar, Khotmil Qur’an serentak yang dimulai sejak fajar menyingsing ini memiliki makna mendalam sebagai wujud syukur atas dedikasi organisasi selama puluhan tahun menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, kegiatan ini diniatkan sebagai doa keselamatan bagi para kiai, guru, serta kemajuan daerah Konawe Selatan.
“Kami ingin membentuk santri yang akhlaqul karimah. Santri yang berani karena benar, namun tetap tunduk dan patuh pada perintah agama serta bimbingan para guru,” tambah Fajar.
Fajar Zainulloh berharap, melalui momentum Harlah dengan tema *“Mengakar Dalam Kebijaksanaan, Menyapa Luka Zaman, Merawat Peradaban” ini, semangat para santri di Konsel terus berkobar. Ia menegaskan komitmen Pagar Nusa untuk tetap menjadi pagar bangsa yang kokoh dengan balutan iman dan takwa.
“Seiring dengan selesainya khataman ini, kami berdoa agar Pagar Nusa di Konawe Selatan, dari pesisir hingga pelosok daratan, terus memberikan manfaat. Bagi kami, NKRI Harga Mati, Sholawat Sampai Mati,” pungkasnya.









