BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) secara resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati, Rabu (08/04). Dalam pembukaan tersebut, Pemkab Konsel mengirimkan pesan kuat bahwa tidak ada ruang bagi praktik titipan atau intervensi dalam proses rekrutmen.
Mewakili Bupati Konawe Selatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Ichsan Porosi menegaskan, seluruh tahapan seleksi harus dijalankan dengan integritas tinggi demi menjaring kader yang benar-benar kompeten.
Sekda Ichsan Porosi memberikan instruksi keras kepada tim seleksi agar bekerja secara profesional tanpa tekanan dari pihak manapun. Ia menekankan bahwa kualitas hasil seleksi adalah cerminan dari kredibilitas pemerintah daerah.
“Saya instruksikan kepada seluruh tim seleksi, lakukan penilaian secara objektif dan transparan. Jangan ada keberpihakan. Kita mencari putra-putri terbaik berdasarkan kemampuan fisik, kecerdasan, dan mental, bukan berdasarkan siapa di belakang mereka,” tegas Ichsan.
Penegasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa visi SETARA (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera) dimulai dari proses yang adil. Menurutnya, transparansi adalah harga mati untuk melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas.
Ketua Panitia Seleksi sekaligus Kepala Kesbangpol Konsel, H. Saribana, S.Sos, menjelaskan bahwa untuk meminimalisir subjektivitas, seluruh tahapan mengacu ketat pada regulasi nasional yaitu, Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 dan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022
“Sistem penilaian kami tahun ini sangat terukur. Penggunaan standar BPIP memastikan bahwa setiap nilai yang keluar dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujar Saribana.
Sebanyak 220 siswa dari berbagai SMA/SMK/MA se-Konawe Selatan akan disaring melalui serangkaian tes ketat selama dua hari (8-9 April 2026), meliputi:
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) & TIU: Menggunakan sistem yang transparan untuk mengukur pemahaman ideologi Pancasila.
Uji Kesamaptaan fisik dan PBB: Dilakukan secara terbuka di Stadion Lababa agar performa peserta dapat dipantau langsung.
Wawancara Mendalam: Menilai rekam jejak kepribadian dan integritas peserta secara tatap muka.
Acara ini turut dikawal oleh unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Dandim 1417 Kendari dan Kapolres Konawe Selatan, sebagai bentuk pengawasan eksternal agar proses seleksi berjalan bersih dan akuntabel.
Dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak, Pemkab Konsel optimis bahwa 220 peserta yang bertarung tahun ini akan menghasilkan formasi Paskibra yang solid, berkualitas, dan membanggakan masyarakat Konawe Selatan pada HUT RI ke-81 mendatang.









