Teror Sajam di Lapoa Indah Anak 8 Tahun Trauma, Polisi Buru Pelaku Pencurian Berantai

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Keamanan warga Desa Lapoa Indah, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan terusik menyusul aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar tiga rumah warga pada Selasa (17/3/2026) dini hari. Selain menggasak sejumlah barang berharga, pelaku dilaporkan menodongkan senjata tajam di hadapan seorang anak berusia delapan tahun.

Peristiwa yang diperkirakan terjadi antara pukul 01.00 hingga 03.00 WITA tersebut menimpa kediaman Sulasmi (50), Indah Wantini, dan Dulasim. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku bertindak nekat dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam demi melancarkan aksinya.

Dampak paling memprihatinkan terjadi di kediaman Sulasmi. Tak hanya kehilangan ponsel, Sulasmi dan anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar harus berhadapan langsung dengan ancaman senjata tajam pelaku.

“Kami sangat berharap pelaku bisa segera ditangkap. Kejadian ini sangat menakutkan, apalagi ada anak kecil yang melihat langsung penodongan itu,” ujar Sulasmi saat memberikan keterangan.

Hingga saat ini, anak korban dilaporkan mengalami trauma psikis mendalam akibat menyaksikan langsung tindakan brutal tersebut. Warga berharap pihak terkait dapat memberikan pendampingan trauma healing bagi sang anak.

Meski berhasil melarikan diri, pelaku diduga pergi dalam kondisi tergesa-gesa. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang bukti di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), antara lain: Satu buah tas milik korban Sulasmi yang tercecer di halaman, satu unit senter yang diduga milik pelaku, tabung gas serta karung berisi dua jeriken pestisida ukuran 5 liter yang ditemukan di semak-semak dekat rumah korban Dulasim.

Secara akumulatif, pelaku berhasil menggasak empat unit ponsel dari tiga rumah berbeda: satu unit dari rumah Sulasmi, dua unit dari rumah Indah Wantini, dan satu unit dari rumah Dulasim.

Pasca-kejadian, warga segera menghubungi layanan darurat 110. Pihak Polsek Andoolo Barat dilaporkan telah menerima laporan resmi dari korban dan sedang melakukan pendalaman intensif terhadap bukti-bukti yang tertinggal guna mengungkap identitas pelaku.

Sementara itu, Kepala Desa Lapoa Indah, Sugeng membenarkan hal tersebut terjadi didesanya dan meminta masyarakat untuk selalu waspada, dengan mulai munculnya pencurian.

Ia juga mendesak adanya aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut dan menangkap pelaku.

Hingga berita ini diterbitkan Polisi belum dapat menangkap pelaku tersebut.

Penulis: BaemEditor: Redaksi
error: Content is protected !!