BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Di bawah naungan langit akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memilih cara yang luhur untuk menutup lembaran 2025. Bukan dengan kemeriahan duniawi, melainkan dengan merundukkan hati melalui Zikir dan Doa Bersama yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Rabu malam (31/12/2025).
Momen ini menjadi bersejarah dengan diresmikannya Launching Zikir Bersama antara Pemda Konsel, Polres Konsel, dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Konsel. Kolaborasi ini menegaskan kembali konsep Sinergi dalam Keberkahan, di mana pemimpin (Umara), penjaga keamanan, dan ulama berjalan beriringan.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, menegaskan bahwa setiap pencapaian pembangunan sepanjang tahun 2025 adalah titipan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dan Sang Pencipta.
“Zikir malam ini adalah wujud sujud syukur kolektif kita. Pembangunan fisik yang kita kerjakan tidak akan bermakna tanpa batin yang bersih. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir di tahun mendatang tetap berlandaskan kejujuran dan niat tulus melayani masyarakat,” ungkap Bupati Irham dengan penuh khidmat.
Kekhusyukan acara semakin kental dengan hadirnya tokoh-tokoh kunci daerah, mulai dari Kapolres Konsel, Sekda, Dandim 1417 Kendari, hingga perwakilan pimpinan militer. Kehadiran tokoh lintas agama dari FKUB juga mempertegas bahwa Konawe Selatan adalah rumah besar yang rukun bagi seluruh umat.
Peluncuran program Zikir Rutin antara Pemda, Polres, dan PCNU ini dirancang untuk: Memperkuat Mentalitas Birokrasi: Menanamkan nilai kejujuran (amanah) dalam setiap layanan publik.
Stabilitas Wilayah: Menjaga harmoni sosial melalui pendekatan spiritual yang menyejukkan.
Integrasi Program: Menyelaraskan pembangunan lahiriah dan batiniah bagi seluruh aparatur negara.
Acara dipuncaki dengan mauidzah hasanah (ceramah singkat) oleh pengurus NU Sultra yang mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai bentuk syukur yang paling sejati. Doa yang dilangitkan malam itu bukan sekadar permohonan keselamatan, melainkan komitmen bersama untuk menjaga Kabupaten Konawe Selatan sebagai wilayah yang Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur—negeri yang baik dan diberkahi Tuhan.
Dengan semangat zikir ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melangkah ke tahun 2026 dengan optimisme baru: bekerja lebih keras, mengabdi lebih tulus, dan tetap bersandar pada nilai-nilai ketuhanan dalam setiap derap langkah pembangunan menuju Konsel yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera.









