BPBD Konsel Perluas Operasi Darurat Air Bersih: Krisis Kemarau Ancam Warga Desa Buke dan Wawonggura

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan intensitas penanganan darurat menyusul meluasnya dampak kekeringan akibat kemarau ekstrem. Terbaru, misi kemanusiaan penyaluran air bersih digencarkan untuk meringankan beban warga terdampak di beberapa wilayah, termasuk Desa Buke dan Desa Wawonggura pada Selasa, 22 September 2026.

Langkah taktis ini menyusul aksi cepat serupa yang sebelumnya telah dikerahkan bagi 25 Kepala Keluarga (KK) di Desa Ataku, Kecamatan Andoolo, pada Rabu (16/9/2026) lalu. Krisis sumber air bersih yang melumpuhkan aktivitas harian warga akibat cuaca ekstrem menuntut respons sigap dari pemerintah daerah.

Kepala BPBD Kabupaten Konawe Selatan, Asrudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menunggu situasi memburuk untuk bertindak. Jajarannya berkomitmen untuk terus siaga memantau wilayah-wilayah rentan kekeringan dan langsung menurunkan armada suplai air begitu laporan warga diterima.

“Kami terus siaga dan bergerak cepat merespons laporan dari desa-desa yang mengalami krisis air bersih. Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi iklim kemarau saat ini,” ujar Asrudin, Selasa (22/9/2026).

Asrudin memastikan, operasi darurat ini bersifat dinamis. Pihaknya siap menambah frekuensi dan memperluas cakupan distribusi seiring masih tingginya potensi kekeringan di berbagai titik rawan Konawe Selatan.

Kehadiran armada air bersih ini langsung menjadi angin segar bagi masyarakat di lapangan. Anggota DPRD Binmas Mangidi, menyampaikan apresiasi mendalam atas respon kilat yang ditunjukkan oleh Pemkab Konsel dan tim BPBD.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Konawe Selatan serta tim BPBD atas bantuan air bersih ini. Kehadiran bantuan ini betul-betul menjawab kebutuhan paling mendasar warga kami di tengah kondisi krisis air akibat kemarau,” tutur Binmas.

Distribusi air bersih yang menyasar titik-titik pemukiman padat di Desa Buke, dan Wawonggura ini dinilai sangat vital. Pasokan tersebut tidak hanya menopang kebutuhan konsumsi harian, tetapi juga menjamin standar sanitasi dan kesehatan warga tetap terjaga di tengah ancaman kekeringan yang berkepanjangan.

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!