BIKASMEDIA.COM, KENDARI — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar, terus memantapkan konsolidasi kader melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Sultra.
Kegiatan pembekalan yang diikuti jajaran pengurus DPD hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Sultra ini menghadirkan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, untuk membekali para kader dengan wawasan kebangsaan dan pemahaman arah kebijakan pembangunan daerah.
Diklat yang mengusung semangat Kompak, Bergerak, Berdampak ini digelar selama tiga hari, mulai Selasa malam (27/10/2026) hingga Jumat (30/10/2026), bertempat di Aula Kedatangan Arafah, Asrama Haji Kendari.
Dalam sesi pembekalan materi, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menekankan bahwa wawasan kebangsaan merupakan pondasi utama bagi setiap kader Gerindra dalam bertindak dan mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, wawasan kebangsaan bukan sekadar teori akademis, melainkan cara pandang untuk menyelesaikan persoalan daerah dan bangsa dengan mengedepankan persatuan.
“Wawasan kebangsaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kader harus berada di depan dalam membangun kepedulian sosial dan mendukung kepentingan bangsa lewat pilihan serta perilaku yang bertanggung jawab,” ujar Andi Sumangerukka di hadapan ratusan kader Laskar Gerindra Sultra.
Selain penguatan ideologi, Gubernur juga menyoroti pentingnya kampanye kecintaan terhadap produk dalam negeri. Ia mengajak seluruh kader Gerindra untuk memelopori penggunaan produk lokal guna menyokong perekonomian petani, nelayan, dan pelaku UMKM di Sulawesi Tenggara.
“Ketergantungan terhadap produk impor dapat memengaruhi perekonomian nasional, terutama saat terjadi perubahan nilai tukar. Karena itu, kecintaan terhadap produk dalam negeri perlu kita wujudkan bersama melalui kebiasaan menggunakan dan mempromosikan produk-produk lokal,” tambahnya.
Tak hanya pembekalan ideologi dan ekonomi, Diklat ini turut menggembleng pemahaman kader terhadap program-program strategis pemerintah yang pro-rakyat. Kader Laskar Gerindra Sultra diminta menjadi garda terdepan dalam mengawal, memahami, dan menyosialisasi berbagai program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pengembangan kampung nelayan, hingga swasembada pangan.
Di sisi lain, Gubernur juga mengingatkan tantangan pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Sultra agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui alokasi beasiswa pendidikan serta penanganan masalah gizi menjadi prioritas yang membutuhkan sinergi seluruh pihak.
“Setiap tugas dan kehidupan bermasyarakat harus dijalankan dengan memegang teguh prinsip kebenaran dan kebaikan. Kedua prinsip ini menjadi landasan penting untuk menjaga jati diri, membangun kepercayaan publik, dan bertindak secara bertanggung jawab,” tegas Gubernur.
Melalui penyelenggaraan Diklat Laskar Gerindra ini, DPD Gerindra Sultra di bawah arahan Andi Ady Aksar berkomitmen mencetak kader-kader yang tidak hanya loyal dan solid secara struktural organisasi, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta siap memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.









