BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN β Tanpa kompromi dan penuh ketegasan, Pemerintah Desa (Pemdes) Ataku di bawah komando Nanang Muliyono berhasil menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa periode Juli-Desember 2025. Bertempat di Balai Desa Ataku, Rabu (17/12/2025), prosesi ini menjadi bukti nyata bahwa kesejahteraan masyarakat adalah harga mati.
Kehadiran Camat Andoolo, Sutami Silondae, di lokasi mempertegas pengawasan ketat pemerintah terhadap penyaluran dana tersebut. Tidak ada ruang bagi birokrasi yang berbelit; fokus utama adalah memastikan dana segar sampai ke kantong warga yang membutuhkan tepat di penghujung tahun.
Camat Andoolo, Sutami Silondae, dalam orasi singkatnya menegaskan bahwa bantuan ini adalah instrumen negara untuk memastikan tidak ada warga yang kelaparan atau terhimpit ekonomi di masa sulit.
“Pemerintah tidak main-main. Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa negara hadir memeluk rakyatnya. BLT ini bukan hadiah, tapi tanggung jawab yang harus tersampaikan demi meringankan beban dapur warga!” tegas Sutami.
Kepala Desa Ataku, Nanang Muliyono, memaparkan data dengan lugas. Sebanyak 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara serentak menerima dana tunai sebesar Rp1.800.000. Angka tersebut merupakan akumulasi rapel enam bulan (Juli-Desember) dengan nilai Rp300.000 per bulan.
Meski sempat terganjal kendala teknis transfer dari pusat, Nanang membuktikan kepemimpinannya dengan terus mengawal dana tersebut hingga cair sepenuhnya.
“Saya tidak ingin ada penundaan lagi. Hari ini, hak Bapak dan Ibu sekalian kami serahkan utuh 100 persen tanpa potongan sepeser pun! Saya minta dengan keras, gunakan uang ini untuk kebutuhan pokok, untuk urusan perut dan sekolah anak. Jangan dipakai untuk hal-hal konsumtif yang tidak berguna!” ujar Nanang dengan nada bicara yang penuh penekanan.
Langkah agresif Pemdes Ataku ini disambut haru sekaligus lega oleh para penerima manfaat, mayoritas lansia dan warga kurang mampu. Dengan dana yang sudah di tangan, warga Ataku kini memiliki “napas” tambahan untuk menutup tahun 2025 dan menyongsong tahun baru dengan mentalitas yang lebih kuat.
Penyaluran ditutup dengan penyerahan simbolis yang cepat dan efisien, menandai keberhasilan Nanang Muliyono dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat desa.









