BIKASMEDIA.COM, KOLAKA– Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si., menunjukkan komitmen nyata dalam menuntaskan persoalan mendasar di wilayahnya. Kehadiran orang nomor satu di Konsel ini pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Hotel Sutan Raja, Kolaka, Selasa (5/5/2026), menjadi momentum krusial untuk memperjuangkan hak-hak infrastruktur masyarakat Konawe Selatan.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka ini, juga dihadiri secara daring oleh Inspektur Jenderal Kemendagri serta perwakilan Bappenas RI. Bagi Irham Kalenggo, forum strategis ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan panggung utama untuk melobi program-program prioritas yang menjadi kewenangan provinsi namun masih menjadi kendala di lapangan.
Dalam sesi forum, Irham Kalenggo secara lugas membawa mandat masyarakat Konsel, terutama terkait akses jalan poros yang menjadi urat nadi perekonomian antarwilayah.
“Kami mengapresiasi komitmen Bapak Gubernur yang telah menyatakan akan memperbaiki infrastruktur di jalur poros Tinanggea-Lalembuu hingga perbatasan Lambandia, Kolaka Timur. Namun, perjuangan belum usai. Masih ada sekitar 5 kilometer yang belum teraspal, ini yang akan kita minta segera dituntaskan melalui skema penganggaran provinsi,” tegas Irham.
Selain jalur Tinanggea-Lalembuu, Bupati Konsel juga menyuarakan percepatan pengerjaan pada beberapa ruas strategis lainnya, antara lain:
Ruas Motaha – Batas Kabupaten Konawe.
Poros Andoolo – Tinanggea (Tersisa ±3 km yang belum teraspal).
Poros Punggaluku – Andoolo.
Mantan Ketua DPR Konsel itu menargetkan agar ruas-ruas pendek tersebut dapat ditangani melalui APBD Perubahan Provinsi Sultra tahun ini, sementara proyek skala besar lainnya diproyeksikan masuk dalam perencanaan tahun anggaran 2027.
Tak hanya persoalan jalan, Irham Kalenggo juga menaruh perhatian besar pada sektor pengairan. Sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara, keberlanjutan sektor pertanian di Konawe Selatan sangat bergantung pada infrastruktur irigasi yang mumpuni.
“Perjuangan kami mencakup perbaikan bendungan, jembatan, hingga saluran pengairan yang melayani ribuan hektar persawahan di Konawe Selatan. Ini adalah kunci kesejahteraan petani kita,” tambahnya.
Semangat yang dibawa Bupati Konsel ini sejalan dengan tema Musrenbang 2027: “Akselerasi Pembangunan Berkualitas Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat.” Gubernur Andi Sumangerukka sendiri dalam arahannya menekankan bahwa 70 persen program pembangunan ke depan akan berbasis aspirasi masyarakat (bottom-up).
Menutup partisipasinya dalam rangkaian kegiatan tersebut, Irham Kalenggo berharap seluruh usulan yang ia sampaikan dapat diakomodir oleh Pemerintah Provinsi maupun Pusat.
“Saya mengharapkan doa dari seluruh masyarakat Konawe Selatan. Semoga apa yang saya perjuangkan mendapatkan hasil maksimal dan segera terealisasi. Salam Setara,” pungkasnya sebelum mengakhiri sesi dengan foto bersama seluruh kepala daerah se-Sultra.









