BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Dinamika politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Partai Golkar Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mulai mengerucut. Sosok petahana, Irham Kalenggo, dipastikan kembali melenggang dalam bursa pencalonan setelah resmi mengembalikan berkas pendaftaran dengan mengantongi diskresi khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Ketua Panitia Pelaksana Musda V Golkar Konsel, Ir. Cahyadi, mengungkapkan bahwa proses pendaftaran bakal calon telah dibuka sejak 26 hingga 28 Maret 2026 di Sekretariat DPD Golkar Konsel, Potoro. Hingga batas akhir pendaftaran, hanya satu nama yang menyerahkan berkas melalui tim mandat atau Liaison Officer (LO).
“Hingga penutupan pendaftaran pukul 24.00 WITA, baru Bapak Irham Kalenggo yang mengembalikan berkas pencalonan melalui LO-nya di Sekretariat. Beliau juga telah mendapatkan diskresi khusus dari DPP Golkar untuk maju kembali,” ujar Cahyadi saat dikonfirmasi awak media, Jumat (28/03/2026).
Dukungan terhadap Irham Kalenggo tidak hanya datang dari tingkat pusat, tetapi juga mengalir deras dari akar rumput. Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Andoolo, Sahari, secara terbuka menyatakan dukungannya agar Irham kembali memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.
Sahari bahkan mendorong agar pemilihan dalam Musda nanti dilakukan secara aklamasi mengingat rekam jejak Irham yang dinilai krusial bagi kejayaan partai di daerah tersebut.
“Kami sangat mendukung dan mensupport Bapak Irham Kalenggo untuk kembali memimpin Golkar Konsel. Jika memungkinkan, cukup aklamasi saja. Keberadaan beliau sangat utama bagi kemajuan dan stabilitas partai di Konawe Selatan,” tegas Sahari singkat.
Sesuai jadwal yang telah disusun panitia, puncak agenda Musda V DPD Golkar Konsel akan diselenggarakan pada Minggu, 29 Maret 2026, bertempat di salah satu hotel di kawasan Ranomeeto.
Agenda utama Musda kali ini adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta pemilihan Ketua DPD Golkar Konsel masa bakti berikutnya. Dengan status Irham sebagai satu-satunya pendaftar yang mengantongi diskresi DPP, peluang terpilihnya kembali Irham secara aklamasi terbuka lebar.









