BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Konawe Selatan melalui Balai Penyuluh KB Kecamatan Andoolo menggelar rapat koordinasi “Pertemuan Lini Lapangan” pada Rabu (17/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Penyuluh KB ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan lintas sektor dan menyukseskan program strategis pemerintah pusat di tingkat daerah.
Camat Andoolo, Sutami Silondae, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan pemangku kepentingan terkait. Ia mengimbau agar seluruh kepala desa dan lurah segera memetakan dan menyampaikan potensi wilayah masing-masing yang dapat dikerjasamakan dengan program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Banyak potensi desa yang bisa kita kerjasamakan dengan Dapur MBG. Saya minta ini disampaikan ke seluruh masyarakat. Ke depan, kita akan terus mematangkan hal ini dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya,” ujar Sutami Silondae.
Sementara itu, Koordinator / Penyuluh KB Kecamatan Andoolo, Sabar Supriyadi menjelaskan bahwa pertemuan teknis ini menjadi langkah krusial dalam melakukan sinkronisasi data dan harmonisasi lintas sektor. Salah satu fokus utamanya adalah kolaborasi antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Satuan Pelayanan Gizi (SPG) atau SPPG Andoolo.
Kolaborasi ini difokuskan pada pemenuhan target sasaran 3B, yaitu: Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita.
Sabar Supriyadi mengakui bahwa realisasi capaian untuk sasaran program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut saat ini masih di bawah target yang ditentukan yaitu 914 jiwa sementara untuk realisasi kurang lebih sekitar tiga ratusan. Oleh karena itu, penguatan kemitraan dengan pemerintah desa dan dinas terkait sangat diperlukan, termasuk mendorong alokasi anggaran desa serta pemanfaatan potensi pangan lokal.
“Melalui pertemuan teknis rutin seperti ini, kita ingin memastikan setiap instansi bergerak selaras. Dengan pemanfaatan potensi lokal, kita tidak hanya mendukung intervensi gizi terintegrasi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Andoolo,” ungkap Sabaruddin.
Pertemuan ini dihadiri oleh Camat Andoolo, Danramil 1417/05 Tinanggea, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Puskesmas, Kepala SPPG Andoolo, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Andoolo, Kepala Desa dan Lurah Se-Kecamatan Andoolo, Pendamping Desa, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan rekan media.
Diakhir sambutannya, Camat Andoolo menyampaikan, melalui komitmen bersama yang terbangun dalam pertemuan ini, Pemerintah Kecamatan Andoolo optimistis inovasi program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) yang diintegrasikan dengan pemenuhan gizi nasional dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.









