BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN — Puluhan tahun bertahan tanpa aliran listrik PLN bukanlah perkara mudah bagi warga di wilayah pesisir dan kepulauan. Selama ini, mimpi menikmati penerangan dan listrik negara terasa begitu jauh, memaksa masyarakat hanya bertumpu pada mesin genset serta redupnya panel surya seadanya.
Namun, penantian panjang tersebut akhirnya menemui titik terang. Rasa haru dan syukur yang mendalam pecah saat iring-iringan truk pengangkut tiang listrik PLN akhirnya berhasil menembus wilayah Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara.
Kepala Desa Lawisata, Darlin, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang luar biasa atas masuknya jaringan listrik PLN ke wilayahnya. Menurutnya, dari total 7 desa di Kecamatan Laonti (meliputi Desa Sangi-sangi, Ulusawa, Lawisata, Kondono, Pundi Rangga, Laonti, hingga Peowinda), saat ini pemasangan tiang listrik tahap awal sudah mulai dikerjakan dan didirikan di Desa Lawisata.
“Selama berdirinya Laonti, kurang lebih sejak mekarnya Desa Lawisata pada tahun 1999, baru kali ini kami merasakan tiang listrik masuk. Kalau sudah menyala nanti, boleh dikatakan kami merdeka di sini, apalagi jalan darat juga sudah tembus,” ungkap Darlin dengan penuh haru saat dikonfirmasi melalui via telpon. Selasa/6/10/2026.
Ia menceritakan bahwa selama puluhan tahun atau bahkan sejak wilayah tersebut berdiri masyarakat belum pernah merasakan penerangan listrik dari negara. Kehadiran tiang dan jaringan listrik ini dinilai tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga diyakini akan mempermudah aktivitas harian, termasuk membantu pengoperasian akses air bersih yang selama ini juga menjadi tantangan di wilayah daratan.
Lebih lanjut, Kades Lawisata atas nama pemerintah desa dan masyarakat setempat menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak terkait, baik pemerintah daerah kabupaten, provinsi, DPR, maupun pihak PLN yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir dan pedalaman Laonti.
Momen masuknya tiang listrik ini sebelumnya juga viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Facebook Heriyanti Heriyanti, yang langsung dibanjiri komentar haru serta luapan rasa syukur dari warganet dan para perantau asal Laonti yang merindukan kemajuan di kampung halaman mereka.









