BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional maupun regional. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Panen Raya Padi Sawah Musim Tanam II Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Lere, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan panen raya ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan, Ichsan Porosi, yang membacakan sambutan resmi Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo. Hadir pula dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, para Kepala OPD, camat, kepala desa, serta ratusan petani dari Kecamatan Basala dan Lalembuu.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda Konsel, Bupati Konawe Selatan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, penyuluh, dan pemerintah desa yang telah bekerja keras bersama. Meskipun di tengah tantangan cuaca ekstrem berupa kekeringan yang melanda sebagian wilayah Nusantara, para petani di Konawe Selatan tetap gigih berproduksi.
“Panen raya yang kita laksanakan pada hari ini memiliki makna yang sangat penting. Kita tidak hanya memanen hasil pertanian padi sawah, tetapi juga memanen kerja keras, ketekunan, kesabaran, dan semangat para petani yang tetap berproduksi meskipun menghadapi kondisi kemarau panjang,”ujar Sekda Konsel membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga memaparkan bahwa sektor pertanian, khususnya tanaman padi sawah, merupakan sektor yang sangat strategis di Kabupaten Konawe Selatan. Tercatat dari luas baku sawah 21.413 hektare, dengan produksi mencapai 117.771 ton gabah kering giling, Konawe Selatan menjadi salah satu sentra produksi padi yang turut berkontribusi besar terhadap target pencapaian 1 juta ton gabah di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026.
Sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian, dalam kesempatan yang sama juga diserahkan sejumlah bantuan dan dukungan pertanian berupa:
Benih jagung dengan luas 217 hektare tahun 2026 (APBN) kepada kelompok tani.
Bantuan irigasi perpipaan sebanyak 2 unit di Desa Lambandia dan Desa Lere, serta bantuan perpompaan untuk kelompok tani.
Kegiatan optimalisasi lahan di Desa Lipu Masagena dan Desa Maju Bersama.
Peningkatan jalan produksi pertanian di Kecamatan Basala (APBD) dan sarana obat-obatan pertanian.
Pemerintah Daerah bersama pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) juga terus berkomitmen memaksimalkan Bendungan Aporo dan saluran irigasi guna melayani sentra-sentra produksi padi sawah seluas ± 4.240 hektare di Kecamatan Basala dan Lalembuu.
Melalui kegiatan panen raya ini, diharapkan Konawe Selatan terus konsisten bergerak menuju kemandirian dan swasembada pangan berkelanjutan demi mewujudkan visi “Konawe Selatan Sehat, Cerdas, Sejahtera (SETARA)”.









