BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) membuktikan kesigapan dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Sepanjang hari Senin, 21 September 2026, jajaran Damkarmat Konsel bersama unsur TNI, Polri, Brimob Polda Sultra, serta instansi terkait berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi secara maraton di 5 (lima) titik berbeda di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Konawe Selatan, Saifuddin Suhri, S.Sos., mengungkapkan bahwa eskalasi laporan kebakaran hutan dan lahan pada hari tersebut meningkat drastis akibat kondisi cuaca dan potensi kerawanan musim kemarahan. Meski demikian, berkat kesiapsiagaan posko dan respon cepat (quick response) personel di lapangan, seluruh titik api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total tanpa ada korban jiwa.
“Hari ini menjadi ujian kesiapsiagaan bagi tim kami. Ada lima titik laporan kebakaran hutan dan lahan yang masuk secara hampir bersamaan di berbagai kecamatan. Alhamdulillah, berkat koordinasi yang solid antara Damkarmat Konsel, TNI, Polri, UPTD, serta dukungan penuh masyarakat, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan dicegah agar tidak meluas,” ujar Saifuddin Suhri saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Berikut rincian penanganan 5 titik kebakaran yang ditangani oleh Tim Damkarmat Konsel pada Senin, 21 September 2026:
Desa Akuni, Kecamatan Tinanggea Luas Lahan Terbakar: ± 5 Hektar.
Dampak 1 unit rumah dilaporkan terdampak. Damkarmat Konsel (didukung 4 unit armada: 1 unit fire, 1 unit mobil operasional, 1 unit mobil Perusda, 1 unit mobil UPTD) bersama unsur TNI dan UPTD Damkar Tinanggea.
Desa Puosu Jaya, Kecamatan Konda dengan Luas Lahan Terbakar: ± 2 Hektar.
Unsur Terlibat: Damkarmat Konsel, Damkarmat Kota, Brimob Polda Sultra, dan TNI.
Desa Lasuai, Kecamatan Tinanggea dengan Luas Lahan Terbakar: ± 3 Hektar.
Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo
Merupakan titik keempat yang langsung direspons cepat oleh tim piket operasional guna melokalisir api agar tidak mendekati permukiman warga.
Palangga menjadi titik kelima penanganan karhutla di hari yang sama, di mana tim gabungan kembali bergerak taktis untuk memastikan pemadaman tuntas hingga pendinginan area selesai.
Saifuddin Suhri mengapresiasi kerja keras seluruh personel pos induk maupun UPTD Tinanggea, serta sinergi lintas instansi yang tidak kenal lelah menjaga keamanan lingkungan dari ancaman bencana kebakaran. Ia juga mengimbau masyarakat Konawe Selatan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dan tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun pembukaan lahan secara sembarangan di musim rentan ini. Sekecil apapun laporan yang masuk, tim Damkarmat Konsel selalu siap 24 jam untuk melayani masyarakat demi mewujudkan Konawe Selatan yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.










