BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Bupati Kabupaten Konawe Selatan, Irham Kalenggo, mendampingi kunjungan kerja spesifik Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae, bersama jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Sulawesi Tenggara di Desa Lamoen, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan dialog terbuka bersama masyarakat setempat guna menyerap aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dasar, khususnya sektor pertanian dan sumber daya air.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran mitra kerja Komisi V DPR RI, di antaranya Kepala BWS IV Sulawesi Tenggara Muhamad Harliansyah, jajaran kepala satuan kerja (satker) BWS, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, unsur Forkopimda, para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para kepala desa setempat.
Dalam sambutannya, Kepala BWS IV Sulawesi Tenggara, Muhamad Harliansyah, menyampaikan sejumlah program strategis pusat dan daerah yang tengah direncanakan maupun berjalan di wilayah Konawe Selatan, terutama terkait penanganan air baku dan pemulihan infrastruktur pertanian. Ia menyoroti pentingnya optimalisasi jaringan irigasi dan penanganan wilayah pertanian yang mengalami kekeringan.
“Ada air baku Tolihe yang saat ini belum berfungsi secara maksimal. Sedang kami rencanakan dan insyaallah tahun ini selesai, lalu kita lakukan secara gravitasi supaya membantu operasional PDAM Konawe Selatan,” ujar Muhamad Harliansyah dalam arahannya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak BWS siap memberikan pelayanan darurat bagi sawah-sawah yang mengalami kekeringan melalui pengerahan mobil tangki air, suplai pompa, hingga penyediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi petani yang memiliki mesin pompa mandiri di lokasi sumber air.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae, dalam pemaparannya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Konawe Selatan, di tingkat pusat. Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor antara DPR RI, kementerian teknis, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kerakyatan.
Ridwan Bae juga menguraikan sejumlah proyek strategis nasional yang sedang berjalan maupun dalam tahap penyesuaian kontrak di bawah koordinasi Komisi V dan kementerian mitra, seperti Kementerian PU, termasuk proyek Bendungan Pelosika yang anggarannya mencapai triliunan rupiah.
“Pelosika itu bukan cuma 9 triliun atau 10 triliun, semuanya itu 11,8 triliun rupiah anggarannya. Insyaallah dalam waktu tidak terlalu lama lagi sudah akan turun, dan menteri pun sudah memberikan perhatian yang serius terhadap pelaksanaan Pelosika itu,” ungkap Ridwan Bae di hadapan ratusan warga dan tamu undangan.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menyambut baik dan mengapresiasi perhatian serta dukungan penuh yang diberikan oleh Komisi V DPR RI dan Kementerian PU melalui BWS IV Sultra. Menurutnya, kehadiran infrastruktur pengairan dan bendungan sangat vital bagi keberlanjutan sektor pertanian di Konawe Selatan yang menjadi salah satu lumbung pangan di daerah tersebut.
Melalui kegiatan peninjauan lapangan dan dialog interaktif ini, masyarakat Desa Lamoen dan sekitarnya berkesempatan menyampaikan langsung berbagai usulan kebutuhan infrastruktur kepada para pemangku kebijakan pusat dan daerah, dengan harapan program pembangunan ke depan dapat semakin tepat sasaran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









