Bupati Irham Kalenggo Tinjau Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, Satu Desa Ditunda

Dengarkan Berita

BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Konawe Selatan resmi digelar hari Sabtu, 24 Oktober. Dari total 30 desa yang dijadwalkan menyelenggarakan Pilkades, sebanyak 29 desa melaksanakannya secara serentak, sementara pelaksanaan Pilkades di Desa Puao, Kecamatan Angata, terpaksa ditunda oleh Bupati karena situasi di wilayah tersebut dinilai belum kondusif.

Guna memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo S.Sos M.Si melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Sekretaris Daerah H Ichsan Porosi ST MT melihat langsung antusiasme masyarakat dalam menyalurkan hak pilih mereka sejak pagi hari. Bupati Irham memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia penyelenggara, serta aparat TNI/Polri yang turut menjaga kondusivitas selama proses tahapan berlangsung.

“Saya sangat mengapresiasi kesadaran berdemokrasi masyarakat kita yang semakin matang. Dari beberapa TPS yang kami kunjungi hari ini, pelaksanaan pemungutan suara berjalan sangat tertib, transparan, dan menerapkan protokol keamanan dengan baik. Kehadiran aparat TNI/Polri juga memberikan rasa aman yang luar biasa bagi warga yang ingin memilih,” ujar Bupati Irham di sela-sela pemantauannya.

Lebih lanjut, mantan Ketua DPRD Konsel dua periode ini berharap agar Pilkades serentak ini melahirkan pemimpin desa yang berkualitas dan berintegritas. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.

“Harapan saya, siapa pun kepala desa yang terpilih nanti adalah figur terbaik, yang saling support dan siap melayani serta membawa kemajuan nyata bagi desanya. Setelah penghitungan suara selesai, tidak ada lagi pendukung calon A atau B, semuanya harus kembali bersatu membangun desa demi kesejahteraan bersama,” imbau Bupati Irham.

Hingga berita ini dirilis, proses pemungutan suara di 29 desa terpantau aman dan kondusif, serta akan segera dilanjutkan dengan tahapan penghitungan suara. Sementara itu, terkait penundaan di Desa Puao, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi hingga kondisi memungkinkan untuk pelaksanaan pemungutan suara susulan.

Penulis: M. ZainuddinEditor: Redaksi
error: Content is protected !!