BIKASMEDIA.COM, LOMBOK TIMUR β Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana hangat terasa di tepian Pantai Pengayoman.Minggu 8 Februari 2026. Ribuan keluarga dari berbagai penjuru Pulau Lombok memadati kawasan pesisir ini untuk menggelar temu keluarga dan berekreasi, berbagi cerita, sekaligus memperkuat tali silaturahmi.
Tradisi tahunan tersebut digelar usai rangkaian ziarah kubur. Setelah memanjatkan doa bagi para leluhur, keluarga besar melanjutkan kebersamaan dengan rekreasi sederhana namun sarat makna di pantai yang berada di wilayah Mananga Baris, Kecamatan Pringgabaya, dan berdekatan dengan jalur menuju Kayangan.

Sejak siang, hamparan pasir hitam yang khas dipenuhi tikar. Anak-anak berlarian di tepi air, sebagian bermain pasir, sementara orang tua duduk melingkar, bercengkerama dan menikmati bekal yang dibawa dari rumah. Debur ombak berpadu dengan suara tawa, menciptakan suasana akrab menjelang bulan penuh berkah sesekali sua foto pun menjadi bagian dari kebersamaan.
Salah seorang pengunjung, Anisa Srisetiawati, datang bersama hampir seluruh anggota keluarganya Lombok Tengah, dan sebagian pengunjung berasal dari Lombok Utara Ia menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar liburan.
βKami ingin sebelum masuk Ramadan, hati sudah bersih dan hubungan keluarga makin erat. Setelah ziarah, kami berkumpul di sini supaya anak-anak tahu pentingnya silaturahmi. Tempatnya tenang, nyaman, cocok untuk keluarga,β ujarnya.
Menurut Anisa, pilihan lokasi bukan tanpa alasan. Selain mudah dijangkau, suasana pantai dinilai lebih teduh dibanding sejumlah destinasi lain yang cenderung padat. Penataan kawasan yang melibatkan pengelola setempat juga membuat keluarga merasa aman membawa rombongan besar.
Di sejumlah sudut, terlihat anggota keluarga saling berbagi makanan. Ada yang sibuk memanggang, ada pula yang mengabadikan momen dengan swafoto berlatar laut biru dan gugusan karang. Potret kebersamaan itu menjadi penanda kuatnya ikatan keluarga sebelum memasuki hari-hari ibadah.
βRamadan itu bukan hanya soal ibadah pribadi, tapi juga bagaimana kita memperbaiki hubungan dengan sesama, terutama keluarga,β tambah Anisa.
Menjelang sore, satu per satu rombongan mulai berkemas. Meski pertemuan terbilang singkat, kehangatan yang tercipta di tepian pantai menjadi bekal batin untuk menyambut Ramadan dengan hati lebih lapang.
Jika kebiasaan berkumpul seperti ini terus terjaga, Pantai Pengayoman bukan hanya dikenal sebagai tujuan wisata, tetapi juga ruang pertemuan lintas generasi tempat rekreasi, refleksi, dan silaturahmi menyatu dalam satu perjalanan.









