BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO). Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) riset dan pengembangan teknologi yang diproyeksikan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, dan masyarakat pesisir di wilayah Konawe Selatan.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mengimplementasikan Program SETARA (Sejahtera Bersama Rakyat). Program ini memfokuskan pada kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan bertempat di salah satu hotel Kendari. Senin, 24 Agustus 2026.
Kepala BRIDA Konsel, I Putu Darta, menyampaikan bahwa kemitraan ini bertujuan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam Konsel seperti sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan melalui sentuhan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang tepat sasaran. Menurutnya, potensi besar daerah tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa adanya alih teknologi yang adaptif.
“MoU ini bukan sekadar penandatanganan di atas kertas, melainkan komitmen bersama agar riset dan ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi benar-benar turun ke lapangan, menyentuh masyarakat, dan menyelesaikan masalah di daerah,” ujar I Putu Darta.
Kata Putu, ruang lingkup kerja sama antara BRIDA Konsel dan FT UHO mencakup empat fokus utama yaitu, mengidentifikasi keunggulan sektor SDA, infrastruktur, dan ekonomi masyarakat sebagai basis perumusan kebijakan pembangunan.
Selanjutnya, merancang teknologi pengolahan hasil bumi, efisiensi pertanian dan perikanan, rekayasa infrastruktur adaptif, hingga pemanfaatan energi terbarukan ramah lingkungan dan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan agar masyarakat mampu mengelola dan mengembangkan teknologi secara mandiri serta menghasilkan formulasi terobosan yang dapat diimplementasikan langsung untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui kemitraan berkelanjutan ini, kami berharap dapat melahirkan produk-produk unggulan daerah berbasis teknologi mandiri, memperkuat kualitas infrastruktur lokal, serta menciptakan masyarakat yang kian berdaya dan sejahtera,” Pungkasnya.









