BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus melakukan terobosan strategis untuk memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat penataan kawasan perkotaan. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah mentransformasi Pasar Ranomeeto menjadi pasar harian yang beroperasi setiap hari mulai 1 September mendatang.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menegaskan bahwa potensi ekonomi di kawasan Ranomeeto sangat besar, khususnya sebagai titik distribusi komoditas pangan dari Konsel menuju Kota Kendari. Setiap harinya, tak kurang dari 200 unit kendaraan pengangkut hasil bumi, seperti sayur-mayur dan buah-buahan, melintasi kawasan tersebut.
“Mulai 1 September, seluruh armada pengangkut sayur dan buah dari Konawe Selatan akan kita pusatkan di Pasar Ranomeeto. Kita ingin menjadikan pasar ini sebagai pusat transaksi utama, di mana masyarakat maupun pedagang dari Kota Kendari dapat langsung bertransaksi di sini. Ini langkah nyata kita untuk mendorong optimalisasi PAD,” ujar Irham Kalenggo. Sabtu, 23 Agustus 2026.
Guna mendukung kelancaran operasional pasar harian tersebut, Pemkab Konsel tengah mempercepat pembenahan dan penataan infrastruktur pendukung.
Kata bupati, Pemkab akan menggenjot penimbunan lahan seluas kurang lebih 1 hektar serta memasang sistem pencahayaan yang memadai agar aktivitas pasar tetap optimal hingga malam hari.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diinstruksikan menyiagakan armada dan beberapa unit wadah sampah (ambrol) guna menjamin kebersihan kawasan pasar secara berkelanjutan.
Selanjutnya, Dinas Perhubungan diminta menerapkan sistem parkir elektronik (e-parking) untuk mengontrol retribusi secara transparan dan mencegah kebocoran potensi penerimaan daerah.
“Pedagang yang berjualan di bahu jalan, seperti di sekitar Lapangan Sarumba dan akses Lorong Koramil, akan direlokasi ke dalam area pasar. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan lalu lintas sekaligus menata Lapangan Sarumba agar berfungsi optimal sebagai pusat kegiatan olahraga masyarakat yang rapi dan tidak kumuh”, katanya
Bupati Irham menambahkan bahwa pembenahan ini diharapkan menciptakan iklim usaha yang lebih tertib, bersih, dan representatif bagi para pedagang. Dengan fasilitas yang makin memadai serta sistem pengelolaan yang terintegrasi, Pasar Ranomeeto diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Konsel.









