BIKASMEDIA.COM, KONAWE SELATAN – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ternyata menyimpan mutiara terpendam di lintasan lari. Adalah Andoolo Runners, komunitas yang kini bertransformasi dari sekadar wadah olahraga menjadi “kawah candradimuka” bagi talenta muda daerah.
Bukan sekadar kumpul dan berkeringat, komunitas ini memiliki visi besar: memastikan anak muda Konsel punya panggung untuk berprestasi.
Salah satu bukti nyata pergerakan komunitas ini terlihat pada Kamis (05/02). Penggerak Andoolo Runners, Ujang Sutisna, secara khusus menemui Rijal, seorang siswa SMAN 15 Baito yang tengah mencuri perhatian.
Rijal bukan pelari biasa. Data dari aplikasi Strava mencatat prestasi yang bikin geleng-geleng kepala: ia mampu melahap jarak 10 kilometer hanya dalam waktu 33 menit. Untuk level pelajar, catatan waktu ini adalah sinyal bahaya bagi kompetitor di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan dan pembinaan penuh agar Rijal bisa turun di berbagai event lari bergengsi. Potensi seperti ini tidak boleh disia-siakan,” tegas Ujang Sutisna.
Bagi Rijal, lari bukan sekadar hobi. Setiap tetes keringatnya adalah investasi untuk cita-cita mulia: menjadi anggota TNI. Kedisiplinan yang ia asah di jalanan merupakan persiapan matang menghadapi seleksi fisik yang ketat setelah lulus SMA nanti.
Andoolo Runners hadir di sini untuk memastikan mimpi tersebut tetap terjaga. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang ditularkan komunitas menjadi benteng positif bagi generasi muda agar terhindar dari pergaulan negatif.
“Kami di Andoolo Runners akan terus mendampingi dan memberi ruang bagi anak-anak muda yang punya semangat. Semoga makin banyak pelari potensial lahir dari sini. Salam sehat!” tutup Ujang dengan optimis.









